Para peserta sosialisasi PKS MTs Al-Ma'arif


Berbagai tindakan keamanan perlu diupayakan. Mulai dari tingkatan terendah, sampai pada tingkatan paling tinggi. Mulai dari keluarga yang baromaternya paling rendah sampai pada tataran nasional yang merupakan ukuran kemanan pada suatu negara. Karena keamanan sendiri merupakan unsur terpenting dari pembangunan, baik SDM maupun SDA.

Orang hikmah sering berkata, “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Senada dengan ungkapan di atas. Hal inilah yang juga baru saja digelar oleh Lembaga Pendidikan MTs Al-Ma’arif Pondok Pesantren Panggung Tulungagung. Melakukan upaya preventif untuk kesadaran berlalulintas.

Tepatnya hari Kamis, 26 Januari 2017. Bertempat di Aula Utama. Dalam kerangka menjaga kemanan dan edukasi kemanan pada kalangan siswa-siswi di lembaga pendidikan, sebanyak 32 Kader Polisi Kemanan Sekolah dari SMAN 1 Kedungwaru bekerja sama dengan POLRES Kabupaten Tulungagung memberikan “Sosialisasi Remaja” –Remaja Peduli Keselamatan Berlalulintas.
 
Terlihat sedang serius mengikuti acara: (dari kiri) Bpk. Prima Agus Suwarno, S.Pd., Waka Kesiswaan, Ibu Purwanti, S.H.I, dan Briptu Ratna.


Sebanyak 52 siswa perwakilan dari kelas 7, terdiri dari anggota OSIM, PRAMUKA, dan PMR memperoleh materi yang berhubungan dengan kemanan. Mulai dari keamanan diri pribadi, kemanan berkendara, keamanan saat berlalu lintas, dan kemanan bermasyarakat.

Disampaikan oleh Bripka Candra, bahwa keamanan berlalu lintas saat ini menjadi hal yang sangat miris dan mengkhawatirkan. Khususnya bagi kalangan pelajar, di Tulungagung sendiri tak jarang terjadi kecelakaan yang dialami oleh siswa-siswi tingkat SMP dan SMA.

Telisik punya telusur, ternyata anak sekolah yang mengalami kecelakaan adalah anak yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor. SIM belum punya, bahkan banyak yang berkendara sepeda motor, mereka tidak memakai helm. Walapun ada hanya sedikit dari mereka yang memakai helm berstandar SNI.
 
Bripka Candra sedang memberikan pengarahan
 
Dengan adanya beragam kasuistik di atas, pemerintah kabupaten Tulungagung, liwat Dinas DLLAJ, berupaya meminimalisir kecelakaan dengan pengadaan BUS SEKOLAH gratis yang diperuntukan anak sekolah. Selain mengurangi tingkat kecelakaan hal juga bertujuan untuk memberikan pelayanan prima bagi seluruh siswa yang ada di Tulungagung, bahkan bagi siswa yang kurang mampu secara financial, untuk masalah transportasi sangatlah membantu.

Pihak madrasah, melalui Waka Kesiswaan, Bapak Prima Agus Suwarno, S.Pd. menuturkan, “Sekolah sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, selain memberikan pengetahuan tentang lalu lintas, siswa secara pribadi menjadi sadar dan lebih bertanggungjawab dengan keselamatan berlalu lintas. Pihak madrasah mengharapkan kegiatan sosialisasi semacam ini dapat menjadi agenda rutin kepada pihak-pihak yang bersentuhan langsung dengan hal terkait”.

Selain dari POLRES Tulungagung yang diwakili oleh Bripka Candra dan Briptu Ratna, juga ada dari materi dari alumni kader PKS (Polisi Kemanan Sekolah). Para alumni menyampaikan apa tugas dari kader PKS dan juga banyak pengalaman yang didapatkan ketika menjadi ataupun menjalankan tugas sebagai kader PKS. (B. Fah). 26/01/2017